Sabtu, 21 Maret 2015

Manusia dan Cinta Kasih ~ Tugas 4 Softskill

Posted by KTC | 13.03 Categories:
Manusia dan Cinta Kasih

1. Pengertian Cinta Kasih

        Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.  Cinta samasekali bukan nafsu. Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
1.Cinta bersifat manusiawi
2.Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
3.Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.

2. Cinta menurut Ajaran Agama

          Ada yang berpendapat bahwa etika cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa dikaitkan dengan agama, tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya cinta dalam kehidupan ini. Disatu pihak lain dalam praktek kehidupan cinta sebagai dasar kehidupan jauh dari kenyataan. Atas dasar ini, agama memberikan ajaran cinta kepada manusia. Dalam kehidupan manusia cinta menempakan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri. Kadang-kadang mencintai orang lain atau juga istri dan anaknya, hartanya. Atau Allah dan Rasulnya berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci al-Qur’an.

3. Kasih Sayang

          Adalah suatu pemberian rasa cinta yang diberikan oleh seseorang keorang lainnya atau kepada seluruh keluarganya. Kasih sayang juga tercipta karena adanya rasa perhatian, penyayang, sehingga terciptalah rasa kasih sayang. Tidak hanya kepasangan lawan jenis saja rasa kasih sayang tercipta, tetapi juga kepada sahabat,keluarga dan teman-teman. Kasih sayang juga dapat mempersatukan orang yang sedang bertengkar, banyak sekali sisi positif dari kasih sayang itu sendiri. Berawal dari rasa perhatian, saling mengerti terciptalah rasa kasih sayang, berawal dari pacaran, menjadi suami istri yang sangat bahagia, mempunyai anak sampai kakek nenek, betapa bahagianya orang yang memliki rasa kasih sayang dan sangat beruntung memiliki rasa kasih sayang.

4. Kemesraan

          Kemesraan berasal dari kata mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam.

5. Kemujaan

          Adalah dimana kita memuja atau mengagungkan sesuatu yang kita senangi.Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur,memuja pada agama tertentu dan kepercayan yang ada.seperti Pemujaan pada leluhur adalah suatu kepercayaa bahwa para leluhur yang telah meninggal masih memiliki kemampuan untuk ikut mempengaruhi keberuntungan orang yang masih hidup. Dalam beberapa budaya Timur, dan tradisi penduduk asli Amerika, tujuan pemujaan leluhur adalah untuk menjamin kebaikan leluhur dan sifat baik pada orang hidup, dan kadang-kadang untuk meminta suatu tuntunan atau bantuan dari leluhur.Fungsi sosial dari pemujaan leluhur adalah untuk meningkatkan nilai-nilai kekeluargaan, seperti bakti pada orang tua, kesetiaan keluarga, serta keberlangsungan garis keturunan keluarga.

6. Belas Kasihan

          Adalah perbuatan orang yang berbudi .sedangkan orang yang berbudi sangat dipujikan oleh Allah SWT .Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berahlak.Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia menggugah potensi belas kasihannya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang tersebut berbudi dan terpujilah oleh Allah SWT.Itu berarti dalam rasa belas kasihan tidak terkandung unsur pamrih.Belas Kasihan yang kita tumpahkan benar – benar keluar dari lubuk hati yang ikhlas. Kalau kita memberikan uang pada pengemis agar mendapatkan pujian, itu berarti tidak ikhlas, berarti hanya ingin dilihat baik dimata orang lain atau orang tersebut ada tujuan tertentu. Hal seperti itu banyak terjadi dalam masyarakat.

7. Cinta Kasih Erotis

         
Cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. cinta kasih erotis bersifat ekslusif, bukan universal, pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali di campurbaurkan dengan pengalaman yang dapat di eksplosif berupa jatuh cinta. Tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu , pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanya sementara. Keinginan seksual menuju kepada penyatuan diri, tetapi sekali-kali bukan merupakan nafsu fisi belaka, untuk meredakan ketegangan yang menyakitkan. Rupanya keinginan seksual dengan mudah dapat di dicampuri atau di stimulasi oleh tiap-tiap perasaan yang mendalam. Dalam cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan, sering kali eksklusivitas  dalam cinta kasih erotis di salah tafsirkan dan di artikan sebagai suatu ikatan hak milik, contoh sering kita jumpai separang orang-orang yang sedang saling mencintai tanpa merasakan cinta kasih terhadap setiap orang lainya.


5 Soal untuk Manusia dan Cinta Kasih
1. Pengertian dari cinta kasih ?
(x)  a. Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan.
       b. cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
       c. cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.
       d. cinta yang tidak mengandung pengertian tentang rasa.

2. cinta menurut ajaran agama ?
(x)  a. Ada yang berpendapat bahwa etika cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa dikaitkan dengan agama, tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya cinta dalam kehidupan ini.
       b. Ada yang berpendapat lain bahwa cinta tidak dapat dipahami dengan mudah.
       c. Cinta dengan ajaran agama itu memiliki aturan tersendiri.
       d. Tidak memiliki kebebasan dalam percintaan.

3. Arti dari kasih sayang ?
(x)  a. suatu pemberian rasa cinta yang diberikan oleh seseorang keorang lainnya atau kepada seluruh keluarganya.
       b. suatu pemberian cinta dan kasih sayang kepada orang lain.
       c. menyayangi orang lain.
       d. menyayangi keluarga dan memiliki kasih sayang terhadap seseorang yang kita sayang.

4. Apa arti dari belas kasih ?
(x)  a. orang yang berahlak.Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan.
       b. orang yang mengasihi kepada orang lain.
       c. tidak memiliki unsur pamrih terhadap orang yang dikasih.
       d. memiliki ke ikhlasan saat memberi sesuatu terhadap orang lain.

5. Arti dari cinta kasih yang erotis ?
       a. Keinginan seksual menuju kepada penyatuan diri, tetapi sekali-kali bukan merupakan nafsu fisi belaka, untuk meredakan ketegangan yang menyakitkan.
       b. Rupanya keinginan seksual dengan mudah dapat di dicampuri atau di stimulasi oleh tiap-tiap perasaan yang mendalam.
       c. Kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya.
(x)  d. Semua benar.

Sumber Refrensi :
raditaryo.wordpress.com (1) 
mahardikayf.wordpress.com (2)
ibd99.blogspot.com (3)
iswandiari.blogspot.com (4) (5) (6) (7)

Muhammad Tajuddin - 1KA38 - 17114562 

Konsepsi IBD Dalam Kesusastraan ~ Tugas 3 Softskill

Posted by KTC | 12.39 Categories:
Konsepsi IBD Dalam Kesusastraan

          Kesusastraan adalah hasil proses yang berjerih payah, dan tiap orang yang pernah menulis karya sastra tahu ini bukan sekadar soal keterampilan teknik. Menulis menghasilkan sebuah prosa atau puisi yang terbaik dari diri kita adalah proses yang minta pengerahan batin.
     Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. Yang agak bias adalah pemakaian istilah sastra dan sastrawi. Segmentasi sastra lebih mengacu sesuai defenisinya sebagai sekedar teks. Sedang sastrawi lebih mengarah pada sastra yang kental nuansa puitis atau abstraknya. Istilah sastrawan adalah salah satu contohnya, diartikan sebagai orang yang menggeluti sastrawi, bukan sastra.
1. Pendekatan Kesusastraan

          Ilmu Budaya Dasar pada kali ini berkaitan dengan budaya yang ada dalam keseharian dan budaya bangsa. Ada istilah Humanities yangberasal dari bahasa latin yaitu, manusiawi, berbudaya, dan halus.Hal ini tentunya sangat baik jika kita pelajar, karna kita akan mendapatkan ciri dari manusia yang baik dalam bermasyarakat.Istilah Humanities berkaitan dengan cabang-cabang ilmu lainnya seperti filsafat, teologi, seni, dan cabang-cabangnya termasuk satra, sejarah, cerita rakyat, dsb. Dari semua itu intinya adalah mempelajari masalah manusia dan kebudayaan.

2. IBD yang Dihubungkan dengan Prosa

          Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya. Prosa juga dibagi dalam dua bagian,yaitu prosa lama dan prosa baru. Prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.

3. Nilai-nilai dalam Prosa Fiksi

          Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau karya sastra (prosa fiksi) langsung membawakan moral, pesan atau cerita. Dengan perkataan lain prosa mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :
1.Prosa fiksi memberikan kesenangan

Keistimewaan kesenangan yang diperoleh daei membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan.  Pembaca dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang asing , yang belm dikunjunginya atau yang tak mungkin dikunjungi selama hidupnya. Pembaca juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin rumit perjalanan hidupnya untuk mencapai sukses.

2. Prosa fiksi memberikan informasi

Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi. Dalam novel sering kita dapat belajar sesuatu yang lebih daripada sejarah atau laporan jurnalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.

3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural

Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dam merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-henti dari warisan budaya bangsa.

4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan

Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan lebih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sehari.

4. IBD yang dihubungkan dengan Puisi

          Puisi termasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian dan kesenian adalah unsur dari kebudayaan. Puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam dan Tuhan melalui media bahasa yang artistik yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya.
  1. Kata-kata yang ambiquitas, yaitu kata-kata yang bermakna ganda atau banyak tafsir
  2. Kata-kata berjiwa, yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau
  3. Kata-kata yang konotatif, yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu

5 Soal untuk Konsepsi IBD dalam Kesusastraan
1. Arti dari konsepsi ibd dalam kesusastraan ?
(x)  a. Kesusastraan adalah hasil proses yang berjerih payah, dan tiap orang yang pernah menulis karya sastra tahu ini bukan sekadar soal keterampilan teknik. Menulis menghasilkan sebuah prosa atau puisi yang terbaik dari diri kita adalah proses yang minta pengerahan batin.
       b. Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau "ajaran".
       c. tidak mengantuk instruksi.
       d. memiliki proses yang minta pengerahan batin.

2. Apa itu pendekatan kesusastraan ?
(x)  a. Ilmu Budaya Dasar pada kali ini berkaitan dengan budaya yang ada dalam keseharian dan budaya bangsa.
       b. memiliki keseharian untuk memikirkan kebudayaannya untuk bangsa.
       c. ciri dari manusia yang baik dalam bermasyarakat.
       d. sikat mannusia yang baik.

3. Apa itu ibd yang dihubungkan dengan prosa ?
(x)  a. suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya.
       b. prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.
       c. tidak bisa digunakan untuk surat kabar.
       d. yang tidak memiliki arti leksikalnya.

4. Nilai-nilai apa yang dalam prosa fiksi ?
(x)  a. Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau karya sastra (prosa fiksi) langsung membawakan moral, pesan atau cerita. Dengan perkataan lain prosa mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra.
       b. Sebagai seni yang mau karya sastranya langsung membawakan moral.
       c. Sebagai seni yang mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca.
       d. Sebagai seni yang memiliki wawasan yang luas.

5. Adapun dari nilai-nilai dalam prosa fiksi antara lain ?
       a. Keistimewaan kesenangan yang diperoleh daei membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan.
       b. Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi. Dalam novel sering kita dapat belajar sesuatu yang lebih daripada sejarah atau laporan jurnalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.
       c. Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dam merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-henti dari warisan budaya bangsa.
(x)  d. Semua benar.

Sumber Refrensi :
alvianrachman.blogspot.com (1) 
mahardikayf.wordpress.com (2)
yanuirdianto.wordpress.com (3)
radityaandreas.blogspot.com (4)

Muhammad Tajuddin - 1KA38 - 17114562

Manusia dan Kebudayaan ~ Tugas 2 Softskill

Posted by KTC | 12.14 Categories:
Manusia dan Kebudayaan
 
1. Pengertian Manusia

          Manusia dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.

2. Pengertian Hakikat Manusia

         Adalah individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual yang mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya. Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati.

3. Kepribadian Bangsa Timur

          Kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi. Kepribadian bangsa timur, kita tinggal di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Di dunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat.

Bangsa timur identik dengan benua asia yang penduduknya sebagian besar berambut hitam, berkulit sawo matang dan adapula yang berkulit putih, bermata sipit. Sebagian besar cara berpakaian orang timur lebih sopan dan tertutup mungkin karena orang timur kebanyakan memeluk agama islam dan menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku. Namun di zaman yang sekarang ini orang timur kebanyakan meniru kebiasaan orang barat. Kebiasaan orang barat yang tidak sesuai atau bertentangan dengan kebiasaan orang timur dapat memengaruhi kejiwaan orang timur itu sendiri.

4. Pengertian Kebudayaan

         Kata kebudayaan berasal dari kata budh dalam bahasa Sansekerta yang berarti akal, kemudian menjadi kata budhi (tunggal) atau budhaya (majemuk), sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan berasal dari kata budi dan daya. Budi adalah akal yang merupakan unsure rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan atau ikhtiar sebagai unsure jasmani sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia.

5. Unsur-unsur Kebudayaan

          unsur-unsur yang terdapat dalam sebuah kebudayaan sangat penting untuk memahami kebudayaan manusia. Kluckhon dalam bukunya yang berjudul Universal Categories of Culture membagi kebudayaan yang ditemukan pada semua bangsa di dunia dari sistem kebudayaan yang sederhana seperti masyarakat pedesaan hingga sistem kebudayaan yang kompleks seperti masyarakat perkotaan. Kluckhon membagi sistem kebudayaan menjadi tujuh unsur kebudayaan universal atau disebut dengan kultural universal. Menurut Koentjaraningrat, istilah universal menunjukkan bahwa unsur-unsur kebudayaan bersifat universal dan dapat ditemukan di dalam kebudayaan semua bangsa yang tersebar di berbagai penjuru dunia.

6. Wujud Kebudayaan

          Wujud kebudayaan adalah wujud yang dapat dibedakan menjadi 3 bagian yaitu :
1.Wujud Gagasan
     Adalah wujud yang berbentuk abstrak dan tempatnya ada didalam alam pikiran pada setiap warga pendukung budaya sehingga tidak dapat diraba atau difoto.
2.Wujud Perilaku
     Adalah wujud yang berperilaku menurut ide atau gagasan yang ada.
3. Wujud Benda Hasil Budaya
    Adalah Semua benda hasil karya manusia tersebut bersifat konkrit, dapat diraba dan difoto. Kebudayaan dalam wujud konkrit ini disebut kebudayaan fisik.

7.Orientasi Nilai Budaya

          Orientasi Nilai Budaya merupakan sistem nilai yang mendorong individu untuk berperilaku atau bersikap seperti apa yang ingin ditentukan.
Menurut Kluckhohn   dalam   Pelly   (1994) sistem nilai dalam budaya memiliki 5 masalah dikehidupan manusia yaitu :

1.Hakekat Hidup manusia
Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstem : ada yang berusaha memadamkan hidup, adapula dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik.
2.Hakekat karya Manusia
Setiap budaya hakekatnya berbeda-beda, diantaeanya da yang beranggapan bahwa kerya bertujuan untuk hidup, karya memeberikan kehormatan dan tahta, karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.
3.hakekat Waktu manusia
Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda; ada yang berpandangan mementingkan orientasi masa lampau, ada yang berorientasi pada masa kini, ada pula yang masa depan.
4.Hakekat alam manusia
Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengxploitasi alam dan memanfaatkan alam sebaik mungkin. Ada juga yang menganggap manusia harus selaras dengan alam dan menyerah pada alam.
5.Hakekat hubungan Manusia
Dalam hal ini da yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, adpula yang berpandangan individualis.

8. Perubahaan Kebudayaan

          Adalah suatu perbedaan dalam masyarakat yang tidak sesuai dengan unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga keadaan yang tidak sesuai bagi kehidupan.
Ada beberapa faktor yang mendorong atau menghambat perubahan kebudayaan yaitu :

1. Mendorong perubahan kebudayaan : Adalah unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi yang mudah berubah.
2. Menghambat perubahan kebudayaan : Adalah unsur-unsur kebudayaan yang suka berubah.

9. Kaitan Manusia dan Kebudayaan

          Manusia seperti yang kita tahu, sangat erat kaitannya dengan arti kebudayaan. Kebudayaan itu ibaratnya seperti ciri khas dari manusia yang menggunakan kebudayaan tersebut. Banyak sekali kebudayaan di negara Indonesia tercinta kita ini, salah satunya adalah seperti kebudayaan Jawa, dan masih banyak lagi.
Hakikat manusia dalam melestarikan dan menjaga kebudayaan adalah suatu keharusan agar tidak terpengaruh oleh kebudayaan lainnya. Kita harus menjaga keaslian budaya kita karena kebudayaan tersebut merupakan warisan dari nenek moyang kita dahulu. Namun akhir-akhir ini, kita pasti sudah tahu kalau banyak dari kebudayaan di negara kita ini telah terpengaruh oleh kebudayaan luar, khususnya kebudayaan barat. Ya, itu benar. Ini merupakan efek dari arus globalisasi yang sangat kencang sehingga banyak kebudayaan-kebudayaan dari luar yang bebas keluar masuk ke dalam negara kita ini sehingga kebudayaan kita agak sedikit ‘terpengaruh’ oleh kebudayaan luar, khususnya kebudayaan barat. Ini merupakan kelalaian masyarakat sekarang yang tidak mampu menjaga keaslian budaya itu merupakan warisan dari nenek moyang kita terdahulu. Tapi ini sudah terlambat untuk diatasi. Mengapa? Ibaratnya itu kita seperti berjalan melawan arus yang sangat kencang, seperti itulah yang masyarakat kita sedang alami. Mereka tidak mempersiapkan pertahanan untuk melawan arus kencang tersebut. Bahkan mereka mulai mengikuti arah arus tersebut. Hal ini sangat berbahaya karena jika ini dibiarkan terus maka kebudayaan asli kita akan perlahan-lahan hilang. Tidakkah kita berpikir, bagaimana dengan anak cucu kita kelak yang akan mewariskan kebudayaan kita, sedangkan kebudayaannya itu sudah ‘tercemar’ oleh kebudayaan asing atau luar? Apakah mereka akan bangga dengan kebudayaannya itu? Sungguh ironis memang.


5 Soal untuk Manusia dan Kebudayaan :
1. Apa arti dari manusia dan kebudayaan ?
       a. memiliki kebudayaan dan makhluk sosial.
       b. manusia yang tidak membutuhkan orang lain.
(x)  c. manusia dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain.
       d. manusia yang tidak bersosial.

2. Apa arti dari hakikat manusia ?
(x)  a. individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual yang mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.
        b. mengarahkan dirinya tidak menuju yang positif.
        c. mampu mengatur dan mengontrol dirinya.
        d. membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati.

3. Apa itu kepribadian bangsa timur
     a. kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan.
     b.  kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi.
       c.  dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik.
(x)  d.  A dan B benar.

4. Apa arti dari Kebudayaan ?
(x)  a. Kata kebudayaan berasal dari kata budh dalam bahasa Sansekerta yang berarti akal, kemudian menjadi kata budhi (tunggal) atau budhaya (majemuk), sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia.
       b. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan berasal dari kata budi dan daya.
       c. tidak memikirkan kebudayaan.
       d. mementingkan diri sendiri untuk mengikuti budaya orang lain.

5. Kaitannya manusia dan kebudayaan ?
(x)  a. Manusia seperti yang kita tahu, sangat erat kaitannya dengan arti kebudayaan. Kebudayaan itu ibaratnya seperti ciri khas dari manusia yang menggunakan kebudayaan tersebut. Banyak sekali kebudayaan di negara Indonesia tercinta kita ini, salah satunya adalah seperti kebudayaan Jawa, dan masih banyak lagi.
       b. tidak memiliki ciri khas dari manusia yang menggunakan kebudayaan.
       c. hanya memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan kebudayaannya sendiri.
       d. hanya memiliki ciri khas dari manusia yang menggunakan kebudayaan.

Sumber Refrensi :

Ilmu Budaya Dasar Sebagai MKDU ~ Tugas 1 Softskill

Posted by KTC | 10.21 Categories:
Ilmu Budaya Dasar sebagai MKDU :

1. Pengertian IBD (ilmu budaya dasar)

          IBD adalah pengetahuan budaya yang dapat diharapkan untuk memberikan pengetahuan ilmu budaya dasar dan pengertian umum yang tentang konsep-konsep yang dapat dikembangkan untuk memikirkan (mempertimbangkan) masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
IBD juga mengajarkan dasar dasar kebudayaan dan pengertian kebudayaan, secara umum IBD merupakan jalan atau arah dalam berbuat atau berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup jasmani atau rohani.

2. Tujuan IBD

         Tujuan IBD adalah untuk membuat mahasiswa agar menjadi manusia yang lebih bijak dalam mengambil keputusan dan memikirkan (mempertimbangkan) masalah-masalah manusia dan kebudayaan, serta menjadikan mahasiswa yang berjiwa pancasila yang memiliki semangat tanpa ada keraguan dalam menuntut ilmu,berwawasan luas dan menjadi mahasiswa yang berguna bagi semua orang.
untuk menjangkau tujuan Ilmu Budaya Dasar sebagai berikut :

1. Mahasiswa harus berfikir tentang lingkungan kebudayaan, untuk mempermudah mereka agar menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.
2. Mahasiswa harus menjadi calon pemimpin bangsa, serta menjadi ahli dalam bidangnya dan juga disiplin untuk menjadi mahasiswa yang berguna bagi bangsa atau orang lain.

3. Ruang Ringkup IBD 

           adalah ruang lingkup yang mempertimbangkan masalah-masalah yang telah ditetapkan. Masalah pokok tersebut dapat dipakai untuk bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup IBD. masalah pokok tersebut antara lain :

1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah-masalah kemanusiaan dan kebudayaan yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya dasar, baik dari segi keahlian maupun bidangnya dalam pengetahuan budaya dasar.
2.Hakekat kemanusiaan atau kebudayaan antara satu sama lain, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudan dalam kebudayaan.


Memilik masalah pokok tersebut yang bisa dipertimbangkan dalam mata kuliah IBD, nampak jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pertimbangan. Manusia tidak hanya sebagai obyek pertimbangan. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD.


5 Soal untuk IBD sebagai MKDU :
1. Apa itu IBD sebagai MKDU ?
      a. budaya yang tidak untuk diharapkan dan tidak memberikan pengetahuan ilmu budaya dasar.
(x) b. pengetahuan budaya yang dapat diharapkan untuk memberikan pengetahuan ilmu budaya dasar dan pengertian umum yang tentang konsep-konsep yang dapat dikembangkan untuk memikirkan (mempertimbangkan) masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
      c. konsep-konsep yang tidak dapat dikembangkan.
      d. tidak memikikan (mempertimbangkan) masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

2. Tujuan IBD adalah ....
(x) a. untuk membuat mahasiswa agar menjadi manusia yang lebih bijak dalam mengambil keputusan dan memikirkan (mempertimbangkan) masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
      b. tidak membuat mahasiswa agar menjadi manusia yang tidak bisa bijak.
      c. memiliki jiwa yang tidak semangat dan ada keraguan dalam memikirkan (mempertimbangkan) masalah.
      d. untuk menuntut ilmu dan berwawasan luas.

3. Contoh untuk menjangkau tujuan Ilmu Budaya Dasar sebagai berikut :
      a. mahasiswa yang tidak berfikir tentang lingkungan kebudayaan.
      b. agar menjadi mahasiswa yang berjiwa semangat.
      c. tidak mementingkan ilmu budaya dasar
(x) d. Mahasiswa harus berfikir tentang lingkungan kebudayaan, untuk mempermudah mereka agar menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.

4. Apa itu ruang ringkup IBD ?
(x) a. ruang lingkup yang mempertimbangkan masalah-masalah yang telah ditetapkan. Masalah pokok tersebut dapat dipakai untuk bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup IBD.
      b. yang tidak mempertimbangkan masalah-masalah yang telah ditetapkan.
      c. Memilik masalah pokok tersebut yang bisa dipertimbangkan dalam mata kuliah IBD.
      d. Manusia tidak hanya sebagai obyek pertimbangan.

5. Masalah pokok dari ruang ringkup IBD adalah ?
(x)  a. Hakekat kemanusiaan atau kebudayaan antara satu sama lain, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudan dalam kebudayaan.
       b. manusia yang tidak memperdulikan satu sama lain.
       c. manusia yang memiliki keraguan dalam perwujudan dalam kebudayaan.
       d. manusia yang berfikir untuk memiliki beraneka ragam.

DAFTAR PUSTAKA
http://choirul-amal.blogspot.com/2012/03/softskill-ilmu-budaya-dasar-ibd-sebagai_27.html 
https://kevinsupit.wordpress.com/2012/03/26/ilmu-budaya-dasar-sebagai-salah-satu-mkdu/ 

Muhammad Tajuddin - 1KA38 - 17114562 
  • RSS
  • Gunadarma
  • Kaskus
  • Facebook
  • Twitter
  • Kaskus
  • Youtube